Gejala Infeksi Corona dari Hari ke Hari

Berdasarkan data yang dihimpun dari 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, para penderita Covid-19 mengalami demam tinggi (99% penderita), batuk kering (lebih dari 50%), nyeri otot dan sulit bernafas (33%).

Menurut badan Pusat Pengendalian China, penderita Corona ringan sebanyak 80%, penderita parah 15% dan pasien kritis 5%.

Menurut data – data, berikut ini gejala terjangkit Virus Corona secara bertahap:

Hari 1: demam, kelelahan, nyeri otot dan batuk kering. sebagian mengalami diare dan mual.
Hari 5: sulit bernafas (umum nya usia lanjut)
Hari 8: gangguan pernafasan akut, cairan memenuhi paru-paru.
Hari 10: gangguan pada perut, kehilangan nafsu makan, 2% pasien meninggal
Hari 17: pasien yang kondisinya membaik, berangsur sembuh

Referensi:
https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/16/053700365/kenali-ini-gejala-awal-terinfeksi-virus-corona-dari-hari-ke-hari

Gejala Terinfeksi Virus Corona

Virus Corona atau COVID-19 dapat dikenali dari beberapa gejala umum sakit flu berupa demam, flu, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, sesak pernafasan dan nyeri dada. Namun secara umum ada 3 gejala umum terinfeksi virus Corona:

  • Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius)
  • Batuk
  • Sesak nafas

Jika gejala tersebut muncul dalam kurun waktu 2 minggu setelah seseorang bepergian dari tempat yang terjangkit Virus Corona, hendaknya segera memeriksakan diri ke Rumah Sakit yang telah ditunjuk oleh pemerintah untuk penanganan Pasien Corona.

Kemungkinan seseorang dapat tertular Virus Corona adalah dari,

  • menghirup percikan cairan tubuh (ludah atau batuk) dari penderita Corona
  • sentuhan tangan ke area wajah, setelah menyentuh benda yang terkena cipratan cairan tubuh (ludah atau batuk) penderita Corona
  • salaman atau kontak tubuh dengan penderita Corona

Untuk memastikan apakah seseorang terjangkit oleh Virus Corona atau tidak, diperlukan pemeriksaan berupa:

  • Uji sampel darah
  • Uji cairan tenggorokan
  • Rontgen dada

Virus Corona umumnya menyebabkan beberapa komplikasi penyakit serius, seperti:

  • Pneumonia
  • Gagal Ginjal
  • Acute cardiac injury (Gangguan jantung)
  • Acute respiratory distress syndrome (Gangguan pernafasan)

Sebagai pencegahan, cara – cara yang dianjurkan untuk menghindarkan diri terjangkit Virus Corona atau COVID-19, yaitu:

  • hindari bepergian ke tempat ramai
  • rutin mencuci tangan dengan bersih
  • menggunakan hand sanitizer atau cairan antiseptik sebagai alternatif mencuci tangan
  • hindari menyentuh area wajah jika belum mencuci tangan
  • tutup mulut dengan tissue dan buang tissue nya jika batuk, atau bersin
  • hindari berdekatan dengan orang yang flu, bersin dan batuk
  • jaga kebersihan lingkungan
  • jaga kesehatan dengan makanan bergizi dan cukup istirahat

Referensi:
https://www.alodokter.com/virus-corona
https://jogja.tribunnews.com/2020/01/25/perbedaan-virus-corona-dengan-mers-dan-sars-cara-pencegahan-dan-gejalanya

Jadwal Pembagian Dividen Gudang Garam GGRM

Dengan jumlah dividen total sebesar 5 trilliun, dividen per lembar yang diterima oleh pemegang saham Rp 2600 per lembar.

Berikut ini jadwal pembagian dividen GGRM 2019:

  • Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 4 Juli 2019
  • Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 5 Juli 2019
  • Cum dividen di pasar tunai: 8 Juli 2019
  • Ex dividen di pasar tunai: 9 Juli 2019
  • Recording date: 8 Juli 2019
  • Pembayaran dividen: 25 Juli 2019

Dividen Saham GGRM Rp 2600 (Senilai 5 triliun)

GGRM

Berdasarkan RUPST (Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan) Gudang Garam Tbk (GGRM) yang dilakukan 26 Juni 2016 di Kilisuci Ballrom, Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. 95, Kediri, Jawa Timur mulai pukul 09.00 WIB. Gudang Garam Tbk memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp2600 per lembar saham senilai Rp5 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan 2018, laba bersih GGRM naik tipis dan hanya membukukan pertumbuhan laba bersih 0,52% menjadi Rp 7,79 triliun.

Pada 2017, laba GGRM tercatat sebesar Rp 7,75 triliun. Dibandingkan dengan tahun 2017, pendapatan GGRM per 2018 naik 14,89% menjadi Rp 95,71 triliun. Untuk pertumbuhan laba sepanjang kuartal I-2019, GGRM mencatatkan pendapatan Rp 26,19 triliun. Angka ini naik 19,15% dari pendapatan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 21,98 triliun. Dari sisi laba bersih, GGRM membukukan laba bersih sebesar Rp 2,35 triliun per kuartal I-2019. Angka ini naik 24,33% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 yang sebesar Rp 1,89 triliun.

Mengenai jadwal pembagian dividen Saham GGRM belum ada informasi lebih lanjut.

Sumber : Kontan

e-Klaim untuk Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

bpjs-ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan bisa diklaim bila sudah pensiun, berhenti kerja atau sudah melewati jangka waktu tertentu.

Karena saya sudah lebih dari 1,5 tahun berhenti kerja saya berencana untuk mengambil dana BPJS Ketenagakerjaan. Pengambilan dana BPJS Ketenagakerjaan ini saya lakukan via online melalui situs BPJS Ketenagakerjaan. Namun, kartu BPJS Ketenagakerjaan saya hilang. Sehingga saya menghubungi pihak call center BPJS Ketenagakerjaan untuk menanyakan perihal bagaimana mengurus klaim BPJS Ketenagakerjaan saya jika kartu hilang. Pihak call center BPJS Ketenagakerjaan menginformasikan bahwa diperlukan dokumen tambahan berupa surat keterangan dari perusahaan bersangkutan yang mencantumkan nomor BPJS Ketenagakerjaan dan surat keterangan hilang dari kepolisian. Akhirnya saya mengurus ke-dua surat tersebut. Continue reading

Kapan Sebaiknya Membeli Saham

trading-saham

Masing – masing investor memiliki persepsi yang berbeda-beda dalam menentukan kapan waktu yang tepat membeli saham. Saya pribadi membuat keputusan untuk membeli saham berdasarkan pertimbangan hasil analisa teknikal, fundamental, dan historikal.

Umumnya para trader saham atau para investor saham melakukan pembelian saham pada kondisi :

Nilai Saham Turun

Untuk para investor yang menggunakan momentum pembelian saham pada saat nilai saham turun, umum nya berusaha melakukan buy pada nilai saham terendah menurut estimasi nya. Biasanya usaha ini disebut sebagai buy on weakness. Diharapkan dengan berhasil membeli saham pada nilai terendah, investor dapat memperoleh untung dari transaksi jual pada saat harga saham kembali naik.

Kelebihan dari pembelian saham di waktu nilai saham turun adalah perolehan profit yang lebih besar jika berhasil membeli saham pada titik terendah. Seandainya saja investor berhasil memperoleh saham di nilai terendah, maka saat dijual memiliki potensi keuntungan lebih maksimal.

Kekurangan dari pembelian saham di waktu nilai saham turun adalah apabila terjadi ketidaktepatan estimasi, dan ternyata nilai saham masih turun jauh dari nilai yang dibeli investor. Yang terjadi adalah kemungkinan dana tertahan lebih lama atau mengalami kerugian jika melakukan cut loss di target tertentu. Meski begitu analisa fundamental dan historis dapat menjadi pedoman untuk melakukan hold meskipun saham masih turun.

Nilai Saham Sedang Naik

Membeli saham pada saat saham mulai naik atau sedang naik adalah metode yang paling direkomendasikan bagi para pemula yang baru memasuki dunia investasi saham. Sebaiknya saham dibeli pada hari ke 2 atau ke 3 pada saat saham naik. Tentunya di hari ke 2 dan ke 3 ini saham harus dalam posisi sedang naik.

Membeli saham pada hari pertama saham naik tidak memberikan jaminan bahwa nilai saham akan naik terus pada keesokan harinya. Sebab, bisa saja kenaikan saham terjadi di tengah proses reversal (pembalikan arah sementara). Bila ini yang terjadi, dan keesokannya saham malah lebih jatuh nilainya, dana anda malah tertahan di saham dan harus menunggu saham kembali naik atau melakukan cut loss.

 

Mana yang terbaik dari ke dua pilihan di atas tergantung pada masing-masing trader atau investor saham. Jika anda trader saham pemula, sebaiknya melakukan trading simulasi sebanyak mungkin di samping real trading.

Pasar Negosiasi, Pasar Reguler Dan Pasar Tunai di Bursa Saham

Di bursa saham ada tiga jenis pasar, yaitu pasar negosiasi, pasar reguler dan pasar tunai. Kalau anda baru mengenal investasi saham. Biasanya istilah yang sering ditemui di situs berita bisnis mengenai pasar di bursa saham adalah pasar negosiasi. Berikut ini perbedaan dari pasar negosiasi, pasar reguler dan pasar tunai di bursa saham.

Pasar Negosiasi

Bentuk pasar negosiasi ini tidak ada di dalam aplikasi trading saham. Pasar ini terbentuk oleh anggota bursa yang menjual dan membeli saham. Biasanya untuk bertransaksi di pasar ini, para investor ataupun trader saham melakukan transaksi melalui pihak broker, tidak secara langsung seperti di dalam aplikasi trading.

Seringkali pasar negosiasi ini dilakukan untuk transaksi saham dalam jumlah tidak bulat (kelipatan 1 lot). Para pembeli saham di pasar negosiasi biasanya juga membeli saham di bawah harga pasar dengan jumlah banyak.

 

Pasar Reguler

Bentuk pasar saham ini bisa dilihat di aplikasi trading saham. Transaksi dianggap selesai setelah 3 hari dari hari proses jual dan beli.

 

Pasar Tunai

Transaksi di pasar ini selesai di hari yang sama dengan transaksi jual beli saham.

 

Baik pasar negosiasi maupun pasar tunai biasa nya jarang digunakan oleh para trader saham. Tapi biasa nya aplikasi trading saham menampilkan informasi transaksi pada ke dua pasar ini.

Di aplikasi trading saham, jika terlihat kode RG, TN dan NG ini berarti informasi transaksi ke tiga pasar tersebut tercantumkan. RG= Pasar Reguler, TN = Pasar Tunai dan NG = Pasar Negosiasi.

Istilah Dalam Investasi Saham

bursa-efek-indonesia

Dalam bisnis investasi saham, ada berbagai istilah umum yang perlu dipahami untuk mempermudah transaksi trading atau pun investasi saham. Saya coba mengumpulkan beberapa istilah dalam investasi saham yang sering saya temui.

Cash Dividend = pembagian deviden perusahaan berupa uang tunai kepada para pemegang saham

IPO = initial public offering, penawaran perdana penjualan saham. Sederhananya, sebuah perusahaan yang baru mendaftarkan diri di bursa saham, kode saham nya akan segera masuk di bursa. Waktu pertama kali inilah yang disebut sebagai IPO.

Lot = satuan jumlah saham (1 lot = 100 lembar)

Earning Per Share (EPS) = laba bersih per lembar saham suatu perusahaan. Laba ini dihitung dengan cara, laba bersih perusahaan dibagi dengan jumlah seluruh saham yang beredar.

Medium Term Note (MTN) = surat hutang jangka menengah, biasanya 5 sampai 10 tahun. Namun ada juga yang hanya 1 tahun. Keuntungan investor yang membelinya adalah dari suku bunga yang ditawarkan.

Treasury Stock = saham yang dibeli kembali oleh sebuah perusahaan dari peredaran atau pemegang saham di luar perusahaan.

 

Stock Dividend = pembagian keuntungan perusahaan berupa lembar saham kepada para pemegang saham.

 

*) Halaman ini akan saya update terus, jika saya menemukan istilah saham lain yang belum saya tuliskan di sini.