Di Negara Ini Pengamen Wajib Punya Ijazah Seni Musik

pengamen-bulgaria

Kalau di Indonesia suara para pengamen tidak selalu enak di dengar. Bahkan kadang ada pengamen yang berlaku kasar dan meminta uang dengan memaksa. Ini bisa dilihat di kota besar seperti di Jakarta. Tapi, salah satu negara di Eropa mengharuskan para pengamen untuk mengamen dengan tertib, bahkan para pengamen di negara ini harus seorang lulusan sekolah musik. Jika pengamen tersebut bukan lulusan sekolah musik, maka pengamen tersebut tidak diijinkan mengamen.

Negara dengan aturan khusus untuk para pengamen tersebut adalah Bulgaria. Peraturan khusus pengamen tersebut sudah diberlakukan di Plovdiv, Bulgaria Tengah. Selain para pengamen harus memiliki ijazah sekolah musik, pemerintah Bulgaria juga membuat aturan pembagian zona wilayah sebanyak tiga zona. Zona pertama digunakan untuk tempat perbelanjaan, dan wilayah Kota Tua terbuka hanya untuk para pengamen yang memiliki ijazah, zona kedua dibuka untuk mereka yang tidak memiliki ijazah resmi, namun para pengamen tersebut minimal sudah pernah tampil di acara musik atau ikut sebuah kompetisi, sedangkan di area ketiga, zona untuk para pengamen yang bisa bebas mencari uang.

Aturan khusus untuk pengamen ini dibuat oleh pemerintah Bulgaria untuk ketertiban dan kenyamanan para warga kota tersebut. Sehingga diharapkan para pengamen benar-benar dapat menghibur warga kota dan para wisatawan yang datang ke kota tersebut.

Poldiv merupakan kota terbesar kedua di Bulgaria yang memiliki jumlah penduduk yang padat. Pemerintah setempat ingin mengikuti kota lain yang menerapkan peraturan bagi para pengamen jalanan, seperti Madrid yang pada tahun 2013 lalu mulai memberlakukan audisi untuk para pengamen jalanan. Pemerintah pun kini membagi Plovdiv ke dalam tiga zona, zona pertama digunakan untuk tempat perbelanjaan, dan wilayah Kota Tua terbuka hanya untuk para pengamen yang memiliki ijazah, zona kedua dibuka untuk mereka yang tidak memiliki ijazah resmi, namun para pengamen tersebut minimal sudah pernah tampil di acara musik atau ikut sebuah kompetisi, sedangkan di area ketiga, para pengamen yang bisa bebas mencari uang. Peraturan ini bukan bermaksud ingin menyulitkan para pengamen jalana untuk mencari nafkah, melainkan pihak pemerintah hanya ingin memastikan bahwa para musisi cukup bagus dan berkualitas untuk bisa menghibur para wisatawan dan warga kota itu sendiri.

Gambar : Merdeka
Sumber : Akurat & BBC