Kisah Desa Penyihir di Italia

Beberapa negara di Eropa pada abad pertengahan dikenal memiliki kisah-kisah mengenai para penyihir, salah satunya adalah Italia yang memiliki desa penyihir yang dikenal cukup indah.

Desa penyihir yang cukup terkenal di abad pertengahan adalah Triora. Di kota ini banyak wanita yang dianggap sebagai penyihir dan dihukum mati secara keji. Meskipun tidak ada bukti yang kuat, para wanita yang dianggap melakukan praktek sihir atau mengakui diri sebagai penyihir akan dihukum mati dengan cara dibakar hidup-hidup.

Umumnya pada jaman itu di desa Triora jika terjadi kegagalan panen selalu disangkut-pautkan dengan ulah penyihir.

Pada tahun 1587, di bawah pimpinan Pastor Girolamo del Pozzo dan penyidik dari Kota Genoa dan Albenga dilakukan penyelidikan dengan hasil akhir ditetapkan 20 wanita yang dicurigai sebagai penyihir. Jumlah orang yang dicurigai sebagai penyihir pun bertambah hingga menjadi 30 penyihir, dengan 18 orang diantaranya mengaku melakukan praktek sihir.

Orang-orang yang dituduh sebagai penyihir disiksa sampai mati, bahkan karena ada yang takut disiksa akhirnya melakukan bunuh diri dengan melompat dari jendela. Namun, ada juga yang ditahan di Genoa hingga waktu yang tidak diketahui.

Kini desa Triora merupakan salah satu desa yang damai. Untuk mengenang kisah kelam para penyihir telah dibangun Museum Ethnographic dan Witchcraft yang menyimpan berbagai artefak dari ritual penyiksaan dan interogasi kala itu.

Saat ini berbagai ornamen sihir dapat dilihat di berbagai sudut kota Triora, berupa patung penyihir dan souvenir. Selain itu, ada juga Gunung La Cabotina yang konon menjadi lokasi dari ritual sihir berdarah dan penyembahan setan.

Tertarik ke desa Triora ?

Desa Triora berada tidak jauh dari Kota Genoa. Dari Genoa, anda bisa naik bus menuju Triora atau naik taksi. Sepanjang jalan anda akan disuguhi pemandangan alamnya yang menawan.

Sumber : Detik Travel, Borghitalia