Auto Rejection Bursa Saham

trading-saham

Di bursa efek seringkali terjadi auto rejection. Biasanya auto rejection ini terjadi jika ada permintaan harga saham yang terlalu drastis, entah itu permintaan harga saham nya naik terlalu drastis atau turun terlalu drastis.

Kalau trading saham secara online, auto rejection akan dilakukan secara otomatis oleh sistem komputer. Auto rejection ini dilakukan oleh Jakarta Automated Trading System (JATS) dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang memberlakukan system Auto Rejection. Untuk auto rejection ini ada ketentuan tertentu mengenai permintaan/penawaran harga saham yang mengalami auto rejection.

Berikut ketentuan batas atas dan bawah auto rejection di Bursa efek per 2017 :

  • saham harga kurang dari Rp 50 = tidak ada batas atas dan bawah
  • saham Rp 50 – Rp 200 = 35%
  • saham Rp 200 – Rp 5000 = 25%
  • saham dengan harga diatas Rp 5000 = 20%